Perbedaan Ram Onboard dan Non-Onboard Pada Laptop - KONTEN VIRAL

Perbedaan Ram Onboard dan Non-Onboard Pada Laptop


Pada perangkat komputer atau laptop, kita akan menemukan beberapa komponen didalamnya seperti motherboard, processor, graphic card, harddisk, dan RAM.

RAM itu apa?

RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory yaitu salah satu hardware yang sangat penting bagi sebuah perangkat digital seperti komputer, laptop, smartphone, bahkan Playstation juga memakai RAM.

Kenapa RAM itu sangat penting?

karena tanpa RAM, perangkat seperti laptop atau komputer tidak akan menyala. Ram berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara dan hanya bekerja saat perangkat tersebut nyala.

Maksudnya adalah, kalau sebuah aplikasi atau program dijalankan maka RAM juga akan berjalan untuk menyimpan data sementara. Fungsi utama dari RAM sebenarnya untuk mempercepat pemrosesan data pada perangkat.


Makanya gak heran kalau semakin besar kapasitas RAM yang dipasang, maka semakin minim lag perangkat tersebut bekerja. Misalnya ketika kita membuka aplikasi Google Chrome akan terasa lebih cepat atau lancar saat menggunakan laptop dengan RAM 8 GB dibanding yang masih menggunakan RAM 2 GB.

Alih-alih ngomongin RAM, pernah gak kamu denger tentang RAM onboard atau onboard memory. Oke, secara umum saat ini jenis pemasangan  RAM itu ada dua, yaitu onboard dan non-onboard.

1. Ram Onboard

RAM onboard biasanya dapat ditemui pada perangkat seperti smartphone, Playstation, dan laptop yang ukurannya tipis. Menggunakan RAM onboard artinya kita tidak dapat
mengupgrade RAM tersebut dengan mudah.

Hal ini karena konsep RAM onboard yaitu menempelkan RAM pada motherboard (papan induk) dengan cara dipatenkan menggunakan solder atau alat khusus milik produsen. Makanya, pasti ribet banget kalau mau nambah atau upgrade RAM jenis onboard ini.

2. Ram non-onboard

Ribet banget dibandingkan dengan RAM non-onboard. Dimana RAM bisa diupgrade atau ditambah sesuka hati dengan mudah tanpa perlu keahlian khusus di bidang IT. Biasanya untuk upgrade kita hanya membuka penutup belakang laptop, kemudian cabut RAM yang terpasang dan memasangkan RAM yang baru hanya dengan sekali klik.

RAM non-onboard ini kebanyakan dapat ditemui pada komputer dan sebagian jenis laptop. Ternyata, semakin kesini banyak produsen laptop yang mengembangkan bisnisnya. Dimana berbagai perusahaan berlomba untuk menciptakan inovasi pada produknya.

Salah satunya yaitu menerapkan konsep RAM onboard pada laptop. Seringkali kita menemukan laptop yang menggunakan konsep ini terutama laptop yang punya desain tipis, ringan, dan ramping. Namun, ini dapat menjadi sebuah kekurangan dimana laptop dengan RAM onboard tidak dapat ditingkatkan kapasitasnya dengan bebas.

Sebenarnya ada juga laptop semi onboard, yaitu laptop yang menggunakan RAM onboard dan terdapat slot RAM tambahan. Misalnya ASUS X454YA, laptop ini punya ram 4 GB jenis onboard, dan tersedia juga satu buah slot ram. 

Artinya, laptop ini punya RAM onboard 4 GB namun kita masih bisa menambah kapasitasnya melalui slot RAM tambahan. Dari slot tersebut dapat ditambahkan misalnya 8 GB RAM, jadi totalnya bisa mencapai 12 GB RAM.

Sebagai penutup artikel ini, saya sarankan untuk yang mau beli laptop pastikan laptopnya punya slot RAM tambahan agar nantinya bisa di upgrade dengan mudah.
Usahakan gak beli laptop yang hanya menggunakan ram onboard, kecuali kapasitas RAM-nya memang sudah besar misalnya 8 GB. Dengan ukuran tersebut kemungkinan besar kamu tidak perlu melakukan upgrade dan aman untuk pemakaian jangka panjang.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Ram Onboard dan Non-Onboard Pada Laptop"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel